Warga Tanam Pohon Pisang di Jalan Rusak, Gubernur Jateng Sebut Perbaikan Berdasarkan Skala Prioritas
BLORA – Kondisi ruas jalan provinsi Cepu–Randublatung yang mengalami kerusakan parah kembali menjadi sorotan publik. Aksi warga menanam pohon pisang di sejumlah titik jalan rusak sebagai bentuk protes bahkan sempat viral di media sosial dan memicu berbagai tanggapan dari masyarakat.
Menanggapi persoalan tersebut, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menjelaskan bahwa pemerintah tidak dapat langsung menangani seluruh jalan rusak secara bersamaan karena harus mempertimbangkan hasil pengecekan lapangan, skala prioritas pembangunan, serta kemampuan anggaran daerah.
Pernyataan tersebut disampaikan saat agenda Rembug Pembangunan Jawa Tengah di Kudus. Dalam forum itu, Wakil Bupati Blora menyampaikan langsung keluhan masyarakat terkait kondisi ruas jalan provinsi Cepu–Randublatung yang selama ini dikeluhkan warga.
Menurut Gubernur, masyarakat pada umumnya tidak terlalu mempermasalahkan status jalan, apakah merupakan jalan kabupaten maupun jalan provinsi. Yang menjadi harapan masyarakat adalah tersedianya akses jalan yang aman, nyaman, dan layak digunakan untuk aktivitas sehari-hari.
Namun demikian, penjelasan tersebut memunculkan beragam respons dari masyarakat. Sebagian warga Randublatung mengaku memahami adanya mekanisme dan tahapan pembangunan yang harus dilakukan pemerintah. Meski begitu, mereka berharap perbaikan jalan dapat segera direalisasikan mengingat kondisi kerusakan yang dinilai sudah cukup lama terjadi dan berdampak pada aktivitas ekonomi maupun keselamatan pengguna jalan.
Aksi penanaman pohon pisang yang dilakukan warga disebut sebagai bentuk aspirasi agar kondisi jalan mendapat perhatian lebih serius. Warga berharap pemerintah provinsi dapat segera memberikan kepastian terkait rencana perbaikan ruas jalan tersebut.
"Bagi masyarakat, yang terpenting bukan siapa yang viral, tetapi kapan jalan ini benar-benar diperbaiki," ujar salah seorang warga.
Hingga kini, masyarakat masih menantikan langkah konkret pemerintah terkait penanganan ruas jalan Cepu–Randublatung yang menjadi salah satu jalur penting penghubung aktivitas warga di wilayah Blora bagian selatan.(Red)
Gabung dalam percakapan